29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Beras Bisa Bikin HP Basah Mati Total? Ini Alasan Ilmiah Kenapa Kamu Harus Stop Cara Jadul Ini!

Mitos merendam HP basah di dalam wadah beras ternyata justru berisiko tinggi merusak komponen internal perangkat kesayanganmu

Indah Permatasari
Indah Permatasari
Wartawan Tasela•Selasa, 6 Oktober 2026 • 11:56 WIB•225x dibaca
Bahaya mengeringkan ponsel basah menggunakan beras yang merusak port pengisian daya.
Bahaya mengeringkan ponsel basah menggunakan beras yang merusak port pengisian daya.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, Jakarta — Pernahkah kamu refleks mencari tempat beras saat HP kesayanganmu tidak sengaja kecemplung air? Kebiasaan turun-temurun ini sering dianggap sebagai dewa penyelamat darurat. Padahal, memasukkan HP basah ke dalam beras justru bisa menjadi mimpi buruk yang bikin perangkatmu mati total. Sebagai teman yang paham dunia IT, saya sarankan kamu segera menghentikan kebiasaan jadul ini.

Hari ini, Selasa (6/10/2026), saatnya kita bongkar habis mitos ini agar HP kesayanganmu tidak jadi korban berikutnya. Mitos merendam HP di dalam beras ini sebenarnya sudah beredar sejak pertengahan tahun 2000-an, bahkan sebelum era smartphone secanggih sekarang. Salah satu catatan pertamanya muncul di internet lewat forum Lifehacker pada Juni 2007 silam. Banyak orang langsung percaya karena menganggap beras punya sifat menyerap kelembapan yang murah dan praktis.

Namun, faktanya sangat berbeda jauh. Beras yang menyerap air saat dimasak tentu tidak sama dengan beras suhu ruang yang disandingkan dengan HP basah. Berdasarkan data teknis, kantong silica gel ternyata memiliki kemampuan menyerap air hingga 10 kali lebih efektif dibandingkan beras. Bayangkan saja, hanya dengan 5 gram kemasan silica gel, ia mampu menyerap sekitar 2 gram air dalam waktu 24 hingga 48 jam saja. Sementara itu, jika kamu mengandalkan beras, dibutuhkan waktu lebih dari satu minggu hanya untuk mencapai tingkat penyerapan yang sama!

Iklan

"Beras memang berbahan kering dan sangat efektif menyerap cairan mirip seperti kantong silica gel. Namun, metode lama ini justru bisa semakin membahayakan HP kamu karena memiliki beberapa efek samping."

Efek samping yang paling berbahaya adalah serbuk halus dari butiran beras. Saat HP kamu masukkan ke dalam wadah beras, serbuk halus ini akan menyelinap ke lubang charger dan celah sempit lainnya. Begitu serbuk ini bercampur dengan sisa air di dalam HP, ia akan berubah menjadi gumpalan lengket seperti pasta yang sangat sulit dibersihkan dan berisiko merusak komponen internal maupun eksternal HP kamu.

Sebenarnya, kunci utama penyelamatan HP basah adalah mendiamkannya dalam kondisi mati. Jika HP kamu telanjur basah kuyup, bahkan untuk perangkat yang sudah mengantongi sertifikasi IP68 sekalipun, berikut adalah panduan langkah demi langkah aman yang bisa kamu lakukan tanpa bantuan beras:

  1. Segera Matikan Perangkat: Jangan biarkan HP dalam kondisi menyala untuk menghindari korsleting listrik di komponen dalam.
  2. Jangan Gunakan Beras: Biarkan HP basah tersebut di dalam wadah atau mangkuk yang kosong. Mendiamkannya di mangkuk kosong terbukti memberikan efek penyerapan kelembapan yang serupa tanpa risiko pasta lengket.
  3. Biarkan Selama Beberapa Hari: Biarkan perangkat mengering secara alami dengan mendiamkannya selama beberapa hari tanpa dinyalakan sama sekali.
  4. Bawa ke Servis Resmi: Jika kerusakan akibat air sudah sangat parah hingga menembus komponen bagian dalam, cara sederhana ini tentu tidak akan cukup. Segera bawa HP kamu ke pusat servis resmi terdekat untuk penanganan profesional.
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Indah Permatasari
Penulis Berita

Indah Permatasari

Wartawan / Reporter Lapangan
"Jurnalis tekno kabartasela.id yang menyajikan ulasan perangkat keras, panduan fitur, serta kabar peluncuran gawai terbaru secara objektif."
15 Artikel DiterbitkanBergabung Selasa, 6 Oktober 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...