29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)
Tasela TerkiniBreaking News

Diduga Kebocoran Selang Gas, Dapur SPPG Bojonggambir Tasikmalaya Meledak: 3 Relawan Luka Bakar, 2 Dirujuk ke RS SMC

H. Apry Fauzan
H. Apry Fauzan
Redaktur / Editor•Jumat, 4 September 2026 • 08:38 WIB•322x dibaca
Diduga Kebocoran Selang Gas, Dapur SPPG Bojonggambir Tasikmalaya Meledak: 3 Relawan Luka Bakar, 2 Dirujuk ke RS SMC
Diduga Kebocoran Selang Gas, Dapur SPPG Bojonggambir Tasikmalaya Meledak: 3 Relawan Luka Bakar, 2 Dirujuk ke RS SMCFoto: Ilsutrasi.
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, BOJONGGAMBIR – Sebuah ledakan hebat mengguncang Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bunga Bangsa Bojonggambir 1 di Kampung Ciawi, Desa Bojonggambir, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (3/9/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Insiden ini mengakibatkan tiga orang relawan SPPG mengalami luka bakar, dua di antaranya terpaksa dirujuk ke rumah sakit.

Ketiga relawan yang menjadi korban dalam peristiwa naas tersebut adalah Rohmat Nurhikmat, Abdullah, dan Dwi Kartika Sari. Rohmat dan Abdullah menderita luka bakar berat, sedangkan Dwi Kartika Sari mengalami luka bakar ringan saat sedang menjalankan tugasnya di area dapur.

Kapolsek Bojonggambir Polres Tasikmalaya, Iptu Agus Sukmana, membenarkan terjadinya musibah ledakan di fasilitas pelayanan gizi masyarakat tersebut saat dikonfirmasi.

"Benar, telah terjadi ledakan di Dapur SPPG Bunga Bangsa Bojonggambir 1. Dalam kejadian ini terdapat tiga korban yang merupakan relawan," ujar Iptu Agus Sukmana.

Usai kejadian, para korban segera dievakuasi ke Puskesmas Bojonggambir untuk menerima penanganan medis darurat. Namun, mengingat kondisi luka bakar yang cukup parah, Rohmat dan Abdullah langsung dirujuk ke Rumah Sakit Singaparna Medika Citrautama (RS SMC) Tasikmalaya. Sementara itu, Dwi Kartika Sari masih menjalani perawatan di Puskesmas Bojonggambir.

Kronologi dan Dugaan Pemicu Ledakan

Berdasarkan penelusuran olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal pihak kepolisian, ledakan terjadi di tengah aktivitas memasak. Kala itu, Rohmat dan Abdullah berada dekat dengan ruang penyimpanan tabung gas yang terhubung langsung ke mesin pengukus (steamer).

Iklan

Beberapa saat sebelum ledakan terjadi, saksi di lokasi sempat mencium aroma bau gas yang menyengat di sekitar area dapur. Polisi menduga kuat api berasal dari akumulasi kebocoran gas pada komponen regulator atau sambungan selang penyuplai steamer.

Gas yang menguap merembet dari ruang penyimpanan menuju area dapur utama melalui lorong. Ketika mesin steamer dalam posisi menyala, percikan api langsung menyambar akumulasi gas yang memenuhi ruangan hingga memicu ledakan. Dwi Kartika Sari yang sedang berada di area lorong pun tak luput dari sambaran kobaran api.

"Dugaan sementara, ada kebocoran pada jalur gas, baik dari regulator maupun sambungan selang. Gas kemudian diduga menyebar ke area lain dan bertemu dengan sumber api," jelas Iptu Agus.

Selain faktor teknis pada komponen selang gas, kepolisian juga mencermati kondisi kelayakan ruang penyimpanan tabung gas yang minim sirkulasi udara. Ruangan terisolasi tersebut diduga tidak dilengkapi fasilitas ventilasi atau exhaust fan yang memadai, sehingga gas yang bocor terperangkap dan dengan cepat memenuhi ruangan.

Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa temuan awal ini masih terus didalami secara intensif. Saat ini, lokasi Dapur SPPG Bunga Bangsa Bojonggambir 1 telah dipasangi garis polisi (police line) guna kepentingan investigasi lebih lanjut.

"Untuk penyebab pastinya masih kami dalami. Petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi dan meminta keterangan para saksi untuk memastikan sumber kebocoran serta penyebab ledakan," tegasnya.
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
H. Apry Fauzan
Penulis Berita

H. Apry Fauzan

Redaktur / Editor Berita
"Bertanggung jawab atas arah kebijakan redaksional, independensi pemberitaan, dan penegakan kode etik jurnalistik di Kabar Tasela. Berkomitmen menyajikan fakta yang akurat, berimbang, dan mencerahkan masyarakat Tasikmalaya Selatan."
111 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...