KABAR TASELA, Kabupaten Tasikmalaya – Wajah infrastruktur di wilayah perbatasan Kabupaten Tasikmalaya perlahan mulai berubah secara signifikan. Hari ini, Selasa (6/10/2026), Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengonfirmasi rampungnya perbaikan pada dua ruas jalan utama yang menghubungkan wilayah Cineam hingga perbatasan Kabupaten Ciamis.
Kedua ruas jalan yang kini telah mulus tersebut adalah Jalan Cineam–Rajadatu dan Jalan Cineam–Citalahab. Keduanya merupakan bagian dari program prioritas penanganan 32 ruas jalan kabupaten yang dibiayai menggunakan skema pembiayaan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa rampungnya perbaikan jalan ini bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik di lapangan. Lebih dari itu, peningkatan kualitas jalan ini diharapkan mampu mengubah wajah wilayah perbatasan sekaligus mempermudah mobilitas harian masyarakat setempat.
Secara khusus, Cecep menyoroti kondisi Desa Citalahab yang berlokasi tepat di kawasan tapal batas antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Selama ini, ketimpangan infrastruktur jalan di perbatasan sering kali menjadi bahan perbandingan yang menyudutkan wilayah Tasikmalaya.
"Ayeuna mah moal aya anu ngaledek deui, jalan na atos sami sae," ujar Cecep dalam keterangannya, Selasa (6/10/2026).
Ungkapan dalam bahasa Sunda tersebut menegaskan bahwa kini tidak akan ada lagi pihak yang mengejek atau membanding-bandingkan kondisi jalan perbatasan, karena kualitas jalan di kedua sisi kabupaten kini sudah sama-sama bagus dan representatif.
Komitmen Pemerataan Pembangunan di Wilayah Pinggiran
Melalui penyelesaian dua ruas jalan ini, Pemkab Tasikmalaya ingin membuktikan komitmennya bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berpusat di kawasan pemerintahan saja. Wilayah pinggiran dan tapal batas kini mendapatkan porsi penanganan yang setara demi keadilan sosial dan ekonomi.
Berdasarkan data teknis, proyek rekonstruksi jalan ini menyerap anggaran yang proporsional:
- Ruas Cineam–Rajadatu: Diselesaikan dengan nilai kontrak sekitar Rp3,83 miliar dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
- Ruas Cineam–Citalahab: Dikerjakan dengan pagu anggaran sekitar Rp4,41 miliar, juga dengan masa pengerjaan 120 hari kalender.
Kedua jalur ini memiliki peran yang sangat vital dalam menyokong distribusi hasil pertanian, memperlancar jalur perdagangan, mempermudah akses pendidikan, hingga mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat Cineam dan sekitarnya.
Bagian dari Program Pembiayaan PT SMI Rp230,25 Miliar
Perbaikan di kawasan perbatasan ini merupakan bagian integral dari proyek percepatan infrastruktur jalan kabupaten melalui pinjaman daerah dari PT SMI. Kesepakatan yang ditandatangani pada April 2026 lalu ini menggelontorkan total dana sebesar Rp230,25 miliar untuk membenahi jalan sepanjang total 70,865 kilometer yang tersebar di 32 ruas jalan.
Langkah taktis ini diambil Pemkab Tasikmalaya untuk menyiasati keterbatasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan yang rusak berat.
Hingga awal September 2026 kemarin, progres keseluruhan dari 32 ruas jalan tersebut dilaporkan telah menyentuh angka 70 persen. Sejumlah ruas jalan strategis lainnya pun dilaporkan telah rampung 100 persen dan memasuki fase serah terima pekerjaan (PHO).
Beberapa jalan yang telah selesai pengerjaannya selain di Cineam antara lain ruas KH Umar Sanusi, Cisemplo–Karangdan, Warung Leugok–Cimanisan, Papayan–Cikalong, Puspahiang–Cimanggu, Sukagalih–Ciponyo, serta Sukamantri–Pagerageung.
Bagi Bupati Cecep Nurul Yakin, keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian target administratif atau panjang jalan yang berhasil diaspal. Jalan yang dibangun harus memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat, meningkatkan konektivitas, dan menjadi motor penggerak ekonomi baru di tapal batas.










