KABARTASELA.ID, GARUT ā Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan bahwa jajarannya tengah melakukan pendataan menyeluruh untuk merealisasikan program pembangunan jembatan dan penyediaan fasilitas air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Garut serta Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Pernyataan strategis tersebut disampaikan Jenderal Maruli di sela-sela kunjungan kerjanya saat meninjau objek wisata danau Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jumat lalu.
"Jadi, nanti kita akan data semua jembatan di daerah Garut dan Tasik (Tasikmalaya), mudah-mudahan bisa kita penuhi semua, khususnya jembatan-jembatan yang sederhana," ungkap Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Kolaborasi Sektor untuk Percepatan Infrastruktur
Dalam pelaksanaannya, program pembangunan jembatan maupun sarana air bersih ini bakal dikolaborasikan secara intensif bersama Pemerintah Daerah (Pemda), Komando Distrik Militer (Kodim), Kepolisian Resor (Polres), hingga Kejaksaan Negeri di tiap wilayah setempat.
Maruli membeberkan bahwa agenda intervensi infrastruktur dasar ini merupakan instruksi langsung dari Presiden. Skema pengerjaannya menerapkan sistem blok, di mana kawasan Garut dan Tasikmalaya menjadi salah satu target penuntasan, mencakup konstruksi jembatan beton hingga jembatan gantung.
"Jadi, beton yang 20 meter, kalau jembatan gantung saya bilang sepanjang mungkin kita bisa kerjakan, kita akan kerjakan, dan juga air bersih," tambahnya.
Pemerataan Pembangunan hingga Jawa Barat
Jenderal bintang empat tersebut mengungkapkan bahwa intervensi pembangunan infrastruktur dasar oleh TNI AD sejatinya telah bergulir di berbagai daerah terpencil di Indonesia, seperti Pulau Nias, Madura, hingga Kepulauan Talaud.
Bahkan di wilayah Papua, pengerjaan fasilitas publik serupa sudah diproyeksikan bakal berjalan serentak di 10 titik lokasi sekaligus.
"Kita pikir juga, kita perlu kerjakan di daerah Jawa, khususnya Jawa Barat, karena masih banyak yang memerlukan jembatan, air bersih, dan lain sebagainya," tutur Maruli.
Target Tuntas Awal Oktober 2026
Proses pemetaan dan pendataan lapangan saat ini telah dimulai oleh jajaran Babinsa serta Kodim setempat. Pengerjaan fisik ditargetkan mulai beroperasi secepatnya pada bulan September 2026 ini.
Pihak TNI AD optimistis seluruh proses konstruksi jembatan maupun instalasi air bersih untuk blok Garut dan Tasikmalaya dapat tuntas serta langsung dimanfaatkan oleh warga pada awal Oktober 2026 mendatang.
"Mudah-mudahan kita bisa kerjakan dalam waktu dekat di bulan September ini," pungkasnya.










