29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Misi Pesta Gol Lawan Bangladesh: Saatnya Nathan Tjoe-A-On Jadi Jenderal Lini Tengah Garuda

Kehilangan Thom Haye karena kartu merah, Timnas Indonesia wajib menang besar demi tiket final FIFA ASEAN Cup 2026.

Sri Lestari Purnama
Sri Lestari Purnama
Redaktur / Editor•Kamis, 1 Oktober 2026 • 00:00 WIB•262x dibaca
Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia.
Nathan Tjoe-A-On saat membela Timnas Indonesia.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, JAKARTA — Panggung krusial tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Timnas Indonesia bersiap melakoni laga hidup-mati kontra Bangladesh pada partai pamungkas grup FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Misi skuad Garuda tidak main-main: wajib mengamankan kemenangan telak demi mengejar defisit agregat gol dari Malaysia guna melaju ke partai puncak.

Namun, langkah juru taktik John Herdman dipastikan tidak mudah. Sektor vital permainan Timnas Indonesia harus kehilangan sosok jenderal lapangan tengah, Thom Haye, yang terkena skorsing kartu merah saat laga sengit kontra Malaysia sebelumnya. Kondisi ini menuntut pelatih asal Inggris tersebut segera menemukan formula terbaik agar aliran serangan Garuda tetap mengalir deras.

Pengamat sepak bola senior, Gusnul Yakin, menilai Nathan Tjoe-A-On adalah figur paling tepat untuk mengemban tugas tersebut. Pemain serbabisa berusia 24 tahun yang merumput bersama Willem II Tilburg di Eredivisie Belanda itu dinilai memiliki determinasi tinggi dan kemampuan transisi yang luar biasa.

Iklan

"Dari stok pemain yang ada, Nathan Tjoe-A-On jadi pilihan terbaik untuk mengisi posisi Thom Haye. Dia tak hanya agresif dalam menyerang, tapi juga rajin turun membantu serangan. Jadi keseimbangan lini tengah tetap solid," ujar Gusnul Yakin kepada media.

Dalam skema taktis Herdman, masuknya Nathan sebagai pengatur ritme serang akan ditopang oleh duet kokoh Joey Pelupessy dan Ivar Jenner yang bertugas sebagai gelandang bertahan ganda. Kombinasi ini diharapkan mampu memutus setiap upaya serangan balik dari tim tamu.

Tak hanya agresif, mantan gelandang Timnas Indonesia asal Malang itu juga menyoroti keunggulan akurasi bola mati yang dimiliki Nathan. Menurutnya, aspek *set piece* ini harus dioptimalkan mengingat efektivitas bola mati Indonesia masih minim pada dua laga terdahulu.

"Set piece bola mati salah satu cara untuk mencetak gol. Nathan Tjoe-A-On punya kualitas itu. Alur tendangannya dari area permainan dan sepak pojok sering berbahaya," tambah Gusnul.

Hingga kini, Nathan baru mencatatkan total 53 menit bermain di ajang ini—tampil 45 menit saat bersua Singapura dan delapan menit kontra Malaysia. Kendati demikian, tenaganya sangat dibutuhkan untuk meredam permainan enerjik Bangladesh.

"Nathan Tjoe-A-On bisa untuk mengimbangi pemain Bangladesh yang rata-rata masih muda. Prediksi saya, Bangladesh akan mengajak Timnas Indonesia main cepat dan adu stamina," pungkasnya.
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Sri Lestari Purnama
Penulis Berita

Sri Lestari Purnama

Redaktur / Editor Berita
"Editor Berita Persib & Bobotoh | Menulis kabar terbaru Pangeran Biru dari balik layar, isu transfer, hingga dinamika tribun. Menjaga fakta, mengabarkan dengan presisi. ⚽💙"
89 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...