29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Update Harga Emas Perhiasan Terbaru 8 Oktober 2026: Intip Selisih Nilai dan Panduan Cek Keasliannya

Daftar lengkap harga transaksi di Raja Emas Indonesia dan Laku Emas beserta tips membedakan logam mulia asli

Rahmat Hidayat, S.Sos
Rahmat Hidayat, S.Sos
Wartawan Tasela•Kamis, 8 Oktober 2026 • 08:30 WIB•444x dibaca
Ilustrasi perhiasan emas murni dengan kadar karat bervariasi.
Ilustrasi perhiasan emas murni dengan kadar karat bervariasi.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, Jakarta — Pergerakan harga emas perhiasan terus menunjukkan fluktuasi yang dinamis, menjadi perhatian penting bagi kalangan investor maupun kolektor. Pada Kamis (8/10/2026), grafik harga beli dan jual yang dirilis oleh penyedia jasa terkemuka, seperti Raja Emas Indonesia dan Laku Emas, menampilkan variasi nilai yang cukup signifikan berdasarkan kadar karatnya.

Berdasarkan data transaksi terbaru, Raja Emas Indonesia menetapkan harga beli emas K24* sebesar Rp 2.140.000 per gram, disusul kadar K24 dengan kemurnian 99,5 persen pada angka Rp 2.050.000 per gram. Untuk kadar lainnya, emas K23 dihargai Rp 1.950.000 per gram, K20 sebesar Rp 1.687.000 per gram, K18 senilai Rp 1.520.000 per gram, K15 dipatok Rp 1.266.000 per gram, sedangkan emas dengan kadar lebih rendah seperti K10 dihargai Rp 844.000 per gram, dan kadar terendah K5 berada di angka Rp 425.000 per gram.

Di sisi lain, Laku Emas juga memperbarui daftar harga jual mereka pada hari yang sama. Emas dengan kadar 24K berkemurnian 99 persen dijual senilai Rp 2.135.000 per gram. Sementara itu, untuk tipe emas 23K dipatok seharga Rp 1.944.000 per gram, kadar 20K dijual Rp 1.692.000 per gram, emas 18K seharga Rp 1.520.000 per gram, 15K senilai Rp 1.264.000 per gram, dan kadar terendah 9K berada pada harga Rp 752.000 per gram.

Iklan

Selain memantau pergerakan harga, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi peredaran emas palsu di pasar bebas. Terdapat beberapa metode verifikasi mandiri yang bisa dilakukan secara hati-hati, mulai dari memeriksa cap kemurnian (hallmark) seperti angka 999 untuk 24K, menguji daya tarik dengan magnet kuat jenis neodymium, hingga melakukan uji gores pada permukaan keramik tanpa glasir.

Metode pengujian lain yang lebih ilmiah adalah dengan mengukur massa jenis atau densitas emas, di mana emas murni memiliki kepadatan sekitar 19,3 g/ml. Emas asli juga dikenal tahan terhadap reaksi asam nitrat, tidak mengapung saat dimasukkan ke dalam air, dan memiliki warna kuning cemerlang khas yang tidak pudar seiring waktu. Meski demikian, masyarakat disarankan untuk melakukan pengujian profesional di toko emas tepercaya atau lembaga resmi guna menghindari risiko kerusakan fisik pada logam mulia tersebut.

Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Rahmat Hidayat, S.Sos
Penulis Berita

Rahmat Hidayat, S.Sos

Wartawan / Reporter Lapangan
"Jurnalis ekonomi kabartasela.id yang menyajikan analisis keuangan, geliat UMKM, serta peluang investasi melalui informasi yang lugas dan terverifikasi."
18 Artikel DiterbitkanBergabung Selasa, 6 Oktober 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...