29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini, OJK Tasikmalaya Kukuhkan 18 Duta Literasi Keuangan Pelajar

Redaksi Kabar Tasela
Redaksi Kabar Tasela
Redaktur / EditorJumat, 28 Agustus 2026 • 17:37 WIB
39x dibaca3 menit baca
Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini, OJK Tasikmalaya Kukuhkan 18 Duta Literasi Keuangan Pelajar
Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini, OJK Tasikmalaya Kukuhkan 18 Duta Literasi Keuangan PelajarFoto: OJK Tasikmalaya
Single Article - Top Banner
KABARTASELA.ID, Kota Tasikmalaya — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Priangan Timur terus mempererat sinergi guna membangun budaya menabung serta menggenjot angka literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda.

Langkah strategis ini diwujudkan lewat Puncak Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” di Kantor OJK Tasikmalaya, Rabu (26/8/2026).

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, menegaskan bahwa penanaman pemahaman finansial sejak usia sekolah memiliki peran vital di tengah pesatnya akses masyarakat terhadap beragam layanan keuangan.

"Hari Indonesia Menabung bukan sekadar peringatan seremonial. Kita ingin menumbuhkan budaya menabung sekaligus membentuk kemampuan anak-anak dalam mengelola keuangan secara bijak sejak dini. Menabung adalah latihan membangun karakter, karena di dalamnya anak belajar menunda keinginan, menentukan prioritas, merencanakan masa depan, dan menghargai proses," kata Nofa dalam sambutannya.
 
Pengukuhan Duta OJK PEDULI dan Armada SiMOLEK

Pada kesempatan tersebut, OJK Tasikmalaya secara resmi mengukuhkan 18 pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya sebagai Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Segmentasi Prioritas Pelajar. Para pelajar terpilih ini berasal dari sejumlah sekolah binaan Lembaga Jasa Keuangan, seperti SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMKN 1, hingga SMA Al Muttaqin.

Melalui program OJK PEDULI, para Duta Literasi diproyeksikan menjadi penggerak (multiplier effect) dalam menyebarkan edukasi keuangan kepada teman sebaya di lingkungan sekolah.

"Kami berharap Duta Literasi Keuangan benar-benar menjadi penggerak di sekolahnya. Mereka harus mampu menjadi teladan dalam menabung dan mengelola keuangan, sekaligus mengajak teman sebaya untuk semakin cerdas menggunakan produk keuangan dan terhindar dari berbagai risiko keuangan," tutur Nofa.

Rangkaian acara juga ditandai dengan seremoni pelepasan armada SiMOLEK (Sarana Informasi Mobil Literasi dan Edukasi Keuangan) milik OJK yang didampingi sembilan Mobil Kas Keliling perbankan. Armada ini diterjunkan langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi serta membuka akses layanan perbankan bagi para siswa.

Secara serentak, sebanyak 29 industri jasa keuangan menggelar kegiatan edukasi di 44 sekolah yang menjangkau lebih dari 4.000 pelajar tingkat SD hingga SMA sederajat di Priangan Timur.

Capaian Tabungan Pelajar Tembus Rp5,5 Miliar

Sinergi antara OJK Tasikmalaya dan pelaku industri keuangan kawasan Priangan Timur terus menunjukkan capaian impresif. Sejak Juni 2025 hingga Agustus 2026, tercatat 438 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan dengan menjangkau sekitar 44 ribu pelajar.

Dampak positif dari kegiatan ini tercermin dari pembukaan sekitar 29 ribu rekening tabungan pelajar/anak baru dengan total nominal tabungan mencapai Rp5,5 miliar.

Pemimpin Bank BJB Cabang Tasikmalaya sekaligus Ketua FKIJK Priangan Timur, Fina Petrina Ahmad, menyatakan komitmen penuh pihak industri untuk terus mendukung perluasan literasi keuangan generasi muda.

"FKIJK Priangan Timur berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama OJK dan seluruh pemangku kepentingan. Bagi kami, peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan tanggung jawab bersama. Kami ingin kehadiran industri jasa keuangan memberikan manfaat nyata, tidak hanya dengan membuka akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga membangun pemahaman dan kebiasaan keuangan yang sehat sejak usia sekolah," pungkas Fina.
 
Agenda ini turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat, pengurus PGRI Kota Tasikmalaya, serta para pimpinan lembaga perbankan dan nonbank setempat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu mentransformasi pemahaman literasi keuangan dari sekadar program menjadi gaya hidup dan budaya bagi generasi muda.
Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Redaksi Kabar Tasela
Penulis Berita

Redaksi Kabar Tasela

Redaktur / Editor Berita
"Bertanggung jawab atas arah kebijakan redaksional, independensi pemberitaan, dan penegakan kode etik jurnalistik di Kabar Tasela. Berkomitmen menyajikan fakta yang akurat, berimbang, dan mencerahkan masyarakat Tasikmalaya Selatan."
10 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 20 Agustus 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...

Sticky Bottom Anchor Banner (Mobile 320x50 / PC 728x90)