29°C
Header Billboard Besar (970x250 / 1100x200)

Jejak Waktu di Sudut Kota Kembang: Menelusuri Makna dan Narasi di Balik 10 Monumen Ikonik Bandung

Kisah simbol perjuangan, sejarah transportasi, hingga dinamika ruang publik ibu kota Jawa Barat

Aiwa
Aiwa
Wartawan Tasela•Senin, 19 Oktober 2026 • 07:31 WIB•310x dibaca
Monumen bersejarah menghiasi ruang publik Kota Bandung.
Monumen bersejarah menghiasi ruang publik Kota Bandung.📷 Sumber Terkait
Single Article - Top Banner

KABARTASELA.ID, BANDUNG — Ruang publik di Kota Bandung menyimpan rangkaian narasi panjang yang terekam dalam wujud seni monumen. Tidak sebatas pemanis tata kota, deretan patung yang tersebar dari pusat keramaian hingga sudut taman kota merefleksikan identitas kultural, heroisme kemerdekaan, hingga riwayat ekologis wilayah setempat.

Kecintaan publik terhadap dunia olahraga tercermin lewat Monumen Sepak Bola atau Patung Persib di persimpangan Jalan Lembong dan Tamblong. Monumen berbahan tembaga dan kuningan garapan Nyoman Nuarta ini diresmikan Wali Kota Bandung Ateng Wahyudi pada 8 Mei 1990 sebagai simbol universal semangat warga. Sementara itu, nilai emansipasi hadir melalui patung pahlawan nasional R.A. Dewi Sartika yang didirikan pada 4 Desember 1996 di kawasan Balai Kota Bandung, taman bersejarah yang telah ada sejak era kolonial tahun 1885.

Di area yang berdekatan, Patung Badak Putih berdiri sebagai pengingat histori kelestarian alam Bandung masa lampau yang sempat dihuni kawanan satwa liar. Narasi perlawanan fisik masa revolusi juga abadi lewat Patung Pemuda Pelajar Pejuang 45 karya Sunaryo di Viaduct sejak 1996, serta Monumen Laskar Wanita Indonesia (LASWI) di Babakan Ciamis yang diresmikan Wali Kota R. Husein Wangsaatmadja pada 10 November 1981 demi menghormati peran perempuan pejuang bentukan Ny. Sumarsih Yati Arudji Kartawinata.

Iklan

Bandung juga memiliki monumen dengan latar belakang unik, seperti Patung Pastor Verbraak di Taman Maluku yang diresmikan sejak 27 Januari 1922 untuk mengapresiasi dedikasi kemanusiaannya kendati sang misionaris bertugas di wilayah luar Pulau Jawa. Pada akhir 2017, Tugu Maung Bandung didirikan di Simpang Braga di bawah inisiatif Wali Kota Ridwan Kamil sebagai representasi simbol ketangguhan budaya Sunda.

Sektor kedirgantaraan mengenang jasa perintis TNI-AU lewat patung Husein Sastranegara di gerbang pangkalan udara yang mengabadikan namanya. Di sektor transportasi darat, lokomotif uap TC 10.08 buatan Hartmann Jerman berdiri sebagai Monumen Purwa Aswa Purba di Stasiun Bandung sejak 28 September 1992. Menutup daftar, replika T-Rex seberat 1.200 kilogram di Taman Lansia yang sempat memicu diskursus pada Juni 2016 membuktikan bahwa dialektika seni modern turut memperkaya dinamika ruang perkotaan hingga kini.

Single Article - Bottom Banner
Suka artikel ini? Bagikan ke teman & keluarga:
Bagikan:
Aiwa
Penulis Berita

Aiwa

Wartawan / Reporter Lapangan
"Wartawan di kabartasela.id yang berfokus pada peliputan berita nasional dan dinamika politik."
72 Artikel DiterbitkanBergabung Kamis, 10 September 2026

Berita Terkait Lainnya

Komentar Pembaca (0)

Tulis Tanggapan Anda

Sampaikan pendapat Anda dengan bahasa yang santun dan beretika.

Memuat komentar...